Dokter Spesialis Bedah Malang

September 26, 2010
by yuda handaya
1 Comment

Tanya Jawab tentang Hernia Inguinalis Lateris

inguinalis-hernia

  1. Apa yang dimaksud dengan hernia inguinalis lateralis?
    Jawaban :
    Hernia inguinalis lateralis adalah hernia inguinal yang meninggalkan abdomen melalui annulus inguinalis profundus dan bergerak kebawah secara oblik melalui kanalis inguinalis di lateral arteri epigastrika inferior.
  2. Faktor-faktor apa saja yang memnyebabkan terjadinya hernia ingunalis lateralis?
    Jawaban :
    Faktor-faktor yang meyebabkan terjadinya hernia inguinalis lateralis:

    • Prosesus vaginalis yang persisten
    • Peninggian tekanan dalam rongga perut (seperti batuk kronik, hipertrofi prostat, konstipasi, kehamilan)
    • Kelemahan otot dinding perut (karena usia, kerusakan norvus ileoinguinalis dan nervus ileofemoralis setelah apendiktomi)
  3. Apa gejala klinis pada pasien hernia inguinalis lateralis?
    Jawaban :

    • Timbul benjolan di lipat paha saat berdiri, batuk, bersin atau mengedan dan hilang saat berbaring
    • Nyeri disertai mual muntah pada keadaan inkarserasi atau strangulasi Continue Reading →

September 6, 2012
by yuda handaya
Comments Off

Video Simulasi Operasi Hernia

Bagi anda yang mungkin bertanya bagaimanakah operasi Hernia itu? Semoga video animasi berikut ini bisa memberikan sedikit gambaran tentang operasi tersebut.

February 18, 2012
by yuda handaya
1 Comment

Lidah Buaya Penjinak Luka Kencing Gula

Gel Aloe vera mampu menggantikan peran insulin.
Merangsang tubuh menghasilkan zat-zat untuk menyenbuhkan cedera pada penderita diabetes.

Jangan meremehkan tanaman lidah buaya (aloe vera)! Tumbuhan berdaun tebal dengan gerigi berduri di setiap sisinya itu ternyata tidak sekedar berfungsi mentuburkan rambut, sebagaimana dikenal luas oleh masyarakat selama ini. Getah atau lendir daun lidah buaya ternyata juga berguna menyembuhkan luka pada penderita kencing manis atau diabetes
melitus.

Adalah Adeodatus Yuda Handaya yang menemukan manfaat teranyar gel lidah buaya ini bagi dunia kedokteran.Temuan yang didapat lewat penelitian  ini mengantarkan Yuda meraih gelar doktor di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang, pada Januari lalu. Dia berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Peran Aloe Gl Terhadap Ekpresi VEGF dan eNOS sebagai Aktivator Peyembuhan Luka  Melalui Rasio EPC/CEC pada Diabetes Melitus”. Atau bahasa sederhananya, terapi herbal lidah buaya untuk penyembuhan luka ulkus diabetes.
Ulkus adalah luka terbuka pada permukaan kulit yang disertai kematian jaringan yang meluas karena kuman. Luka pada kaki yang disebut kaki diabetik itu merupakan suatu komplikasi yang bisa terjadi pada penderita kencing gula. Ulkus terjadi karena pembuluh darah menyempit dan kadar gula yang berlebih pada jaringan. Kandungan gula itu menjadi media yang baik bagi berkembangnya kuman.

Kuman membuat luka semakin lebar, membusuk , dan sulit sembuh. Ulkus timbul di daerah yang sering mendapat tekanan, biasanya telapak kaki,. Berbentuk bulat, berdiameter lebih dari 1 sentimeter. Jika tidak ditangani dengan baik, luka kaki diabetik tidak jarang berakhir di meja bedah. Kadang-kadang menyebabkan kematian. Kaki diabetik terjadi pada lebih-kurang 15% dari semua pasien diabetes melitus, dengan resiko kambuh dalam lima tahun sebesar 70%. data lain menunjukkan, 84% penderita kaki diabetik berakhir dengan amputasi kaki. Kondisi inilah yang membuat Yuda tergerak meneliti tanaman obat untuk luka kencing gula. Dia memilih. lidah buaya Continue Reading →

January 10, 2012
by yuda handaya
Comments Off

Aloe Gel Terapi Herbal Penyembuhan Luka Ulkus Diabetes

Disertasi Adeodatus Yuda Handaya:

Aloe Gel Terapi Herbal Penyembuhan Luka Ulkus Diabetes

Diabetes Melitus (DM) menjadi salah satu faktor yang berperan terhadap  komplikasi mikro dan makrovaskular termasuk ulkus diabetes yang dapat menyebabkan morbiditas. Ulkus diabetes ditandai terhentinya proses penyembuhan luka akibat terganggunya sejumlah proses termasuk inflamasi, defisiensi growth factor proangiogenik, deposisi matrik dan remodeling spesifik dan vital diperkirakan akan meningkatkan pada sitokin dan growth factor spesifik serta  vital diperkirakan akan meningkatkan penyembuhan luka diabetes.

Salah satu obat herbal yang bisa digunakan adalah aloe gel yang terbuat dari lidah buaya digunakan secara oral akan meningkatkan penyembuhan luka.Demikian disampaikan Adeodatus Yuda Handaya dalam ujian disertasinya yang  berjudul “Peran Aloe Gel Terhadap Ekspresi VEGF dan e NOS Sebagai Activator Penyembuhan Luka Melalui Rasio EPC/CEC pada Diabetes Melitus” pada Selasa (3/1) di Ruang Auditorium Lantai enam Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB).?Lebih lanjut Yuda menjelaskan hasil penelitian terbaru dan penggunaan klinis menyebutkan Aloe gel memiliki efek pemacuan imunitas, menyeimbangkan glukosa darah serta meminimalisasi nyeri. Hanya pada kelompok dengan perlakuan Aloe Gel menunjukan peningkatan diameter arteriolar menuju kondisi normal. Dalam penelitiannya Yuda menngunakan desain eksperimen murni yang dikerjakan di laboratorium secara in vivo dengan menggunakan hewan model  Galur Wistar Rattus norvegicus yang dibagi ke dalam lima kelompok yaitu Kelompok normal control negative (non-diabetes), diabetes control positif dan ditambah kelompok diabetes dengan perlakuan  yaitu kelompok Aloe gel 30 mg/hari, Aloe gel 60 mg/hari dan kelompok Aloe gel 120 mg/hari. Continue Reading →

April 13, 2011
by yuda handaya
Comments Off

Penyebab dan Cara menghilangkan Varises

Definisi

Varises adalah vena normal yang mengalami dilatasi akibat pengaruh peningkatanan tekanan vena yang merupakan suatu manifestasi yang dari sindrom insufiensi vena dimana pada sindrom ini aliran darah dalam vena mengalami arah aliran retrograde atau aliran balik menuju tungkai yang kemudian mengalami kongesti.

Pathofisiologi

Adanya tekanan tinggi dalam pembuluh darah vena . dan mengalami dilatasi yang kemudian terus membesar sampai katup vena satu sama lain tidak dapat saling betemu. Kegagalan pada satu katup vena akan memicu terjadinya kegagalan pada katup-katup lainnya. Peningkatan tekanan yang berlebihan di dalam sistem vena superfisial akan menyebabkan terjadinya dilatasi vena yang bersifat local sehingga, fungsi vena untuk mengalirkan darah ke atas dan ke vena profunda akan mengalami gangguan.

Berkurangnya elastisitas dinding pembuluh vena yang menyebabkan pembuluh vena melemah dan tak sanggup mengalirkan darah ke jantung sebagaimana mestinya. Aliran darah dari kaki ke jantung sangat melawan gravitasi bumi, karena itu pembuluh darah harus kuat, begitu juga dengan dinamisasi otot disekitarnya.

Rusaknya katup pembuluh vena, padahal katup atau klep ini bertugas menahan darah yang mengalir ke jantung agar tidak keluar kembali. Katup yang rusak membuat darah berkumpul di dalam dan menyebabkan gumpalan yang mengganggu aliran darah.

Pemicu varises antara lain  :  Faktor keturunan,  Kehamilan,  Kurang gerak, Merokok, Terlalu banyak berdiri, Menderita kolesterol tinggi dan kencing manis, Memakai sepatu hak terlalu tinggi.

Gejala klinis varises

  1. Terlihat tonjolan otot pada kaki
  2. Kaki terasa berat
  3. Terasa Nyeri, gatal, rasa terbakar
  4. Keram pada malam hari
  5. Perubahan kulit dan kesemutan

Penatalaksanaan

Varises tahap akut akan memperlihatkan pembuluh darah yang sangat menonjol. Bila suntik tidak membuahkan hasil, maka harus dilakukan pembedahan guna memotong pembuluh vena yang rusak sehingga aliran darah kembali normal.

April 5, 2011
by yuda handaya
Comments Off

Pertanyaan Penting Seputar Omfalokel

 

  1. Apakah yang dimaksud dengan omfalokel?
    Jawab:

    Omphalokel secara bahasa berasal dari bahasa yunani omphalos yang berarti umbilicus=tali pusat dan cele yang berarti bentuk hernia. Omphalokel diartikan sebagai suatu defek sentral dinding abdomen pada daerah cincin umbilikus (umbilical ring)  atau cincin tali pusar sehingga terdapat herniasi organ-organ abdomen dari cavum abdomen namun masih dilapiasi oleh suatu kantong atau selaput. Omphalocele juga dapat diartikan sebagai kantong bening tidak berpembuluh darah yang terdiri dari lapisan peritoneum dan lapisan amnion pada pangkal tali pusat. Jadi, omfalokel adalah penonjolan dari usus atau isi perut lainnya melalui akar pusar yang hanya dilapisi oleh peritoneum (selaput perut) dan tidak dilapisi oleh kulit.
  2. Bagaimanakah etiologi omfelokel?
    Jawab
    :
    Penyebab pasti terjadinya omphalokel belum jelas sampai sekarang. Beberapa faktor resiko atau faktor-faktor yang berperan menimbulkan terjadinya omphalokel diantaranya adalah infeksi, penggunaan obat dan rokok pada ibu hamil, defisiensi asam folat, hipoksia, penggunaan salisilat, kelainan genetik serta polihidramnion.
    Pada 25-40% bayi yang menderita omfalokel, kelainan ini disertai oleh kelainan bawaan lainnya, seperti kelainan kromosom, hernia diafragmatika dan kelainan jantung.
  3. Apakah gejala omfelokel??
    Jawab:

    Banyaknya usus dan organ perut lainnya yang menonjol pada omfalokel bervariasi, tergantung kepada besarnya lubang di pusar.
    Jika lubangnya kecil, mungkin hanya usus yang menonjol; tetapi jika lubangnya besar, hati juga bisa menonjol melalui lubang tersebut.
  4. Bagaimanakah perjalanan Embriogenesis sehingga terjadinya omfalokel?
    Jawab:

    Pada janin usia 5 – 6 minggu isi abdomen terletak di luar embrio di rongga selom. Pada usia 10 minggu terjadi pengembangan lumen abdomen sehingga usus dari extra peritoneum akanmasuk ke rongga perut. Bila proses ini terhambat maka akan terjadi kantong di pangkal umbilikus yang berisi usus, lambung kadang hati. Dindingnya tipis terdiri dari lapisan peritoneum dan lapisan amnion yang keduanya bening sehingga isi kantong tengah tampak dari luar, keadaan ini disebut omfalokel.
  5. Bagaimanakah cara pengobatan pada omfalokel?
    Jawab:

    1. Pasang pipa NG untu mengurangi tekanan udara
    2. Cairan IV
    3. Antibiotik prophylactic (pencegah penyakit)
    4. Operasi kembali didnding perut yang rusak