Melanoma

January 24, 2010

1. Apa yang dimaksud dengan Melanoma?

Jawab: Lesi keganasan berasal dari melanoblas kulit.

2. Dimana tempat Melanoma primer?

Jawab : Membran mukosa dan Regio berpigmen dari mata.

3. Melanoma banyak dijumai pada pasien?

Jawab : Pada pasien dengan xeroderma pigmentosum, kelainan genetik yang berhubungan dengan hipersensitivitas terhadap sinar ultraviolet.

4. Sebutkan tipe Melanoma!

Jawab: – Melanoma yang penyebarannya superfisial.

- Melanoma nodular

- Melanoma Maligna cartigo

- Melanoma akral-lentiginosa.

5. Sebutkan penyebab terjadinya Melanoma!

Jawab: Penyebab dari dalam tubuh (Genetik dan daya tahan tubuh) dan Penyebab dair luar tubuh (Sinar matahari, dll)

6. Apa pengobatan primer untuk Melanoma?

Jawab: Pengobatan pembedahan eksisi bedah

7. Berapa indikasi untuk lesi berpigmen?

Jawab: Biopsis eksisi dengan tepi 2-5 cm.

8. Amputasi jari merupakan indikasi untuk?

Jawab: Melanoma akral-lentiginosa.

9. Apa pengobatan tambahan untuk Melanoma?

Jawab: Kemoterapi regional dan hipertermia perfusi regional.

10. Apa obat kemoterapeutik yang sering dianjurkan?

Jawab: Melphalan.

11. Sebutkan gambaran klinis yang terjadi pada Melanoma Maligna!

Jawab: – Perubahan ukuran (Pertumbuhan yang cepat)

- Tumbuhnya gejala (gatal,rasa terbakar, atau sakit)

- Terjadi peninggian pada lesi yang sebelumnya datar.

- Perubahan pada permukaan atau perubahan pada konsistensi lesi berpigmen.

- Berkembangnya lesi satelit

12. Sebutkan ciri-ciri dari Melanoma perluasan superfisil!

Jawab: Lesi-lesi ini menonjol bentuk luarnya hampir bulat, dan mempunyai kombinasi warna yang khas (Coklat muda, coklat, hitam dan merah muda kebiru-biruan.)

13 Apa faktor-faktor fenotip pada melanoma maligna adalah:

Jawab: Mata biru, rambut pirang, kulit terang.

14. Sebutkan ciri-ciri melanoma lentigo!

Jawab: Lesi meluas dangkal, jauh lebih besar dari melanoma perluasan superfisiaal, berwarna coklat sampai hitam.

15. Sebutkan metode pemeriksaan melanoma:

Jawab: Dapt dilakukan dengan cara melakukan anamesis riwayat penyakit dan dengan cara melakukan pernyataan mole yang kemudian diamati dibawah mikroskop dan juga dapat dengan laser.

16. Sebutkan keuntungan dan kerugian dari pengobatan Kuretase dan elektrodesikasi!

Jawab:

Keuntungan :

- Teknik sederhana

- Meninggalkan luka yang teratur dan kering.

Kerugian :

- Tidak efektif, hanya bisa di lakukan pada jenis kanker karsioma sel basal.

- tiadak didapat konfirmasi pada batas tepi pembuangan jringan yang adekuat.

17. Apa ciri-ciri dari tahi lalat yang dicurigai adalah melanoma?

Jawab: Ukuran cepat bertambah besar, perubahan warna, Infeksi, perdarahan dan menjadi tukak (ulserasi), perasaan nyeri dan gatal, menimbulkan tahi lalat baru.

18. Pengobatan melanoma maligna yang terbaik adalah:

Jawab: Eksisi secara luas dan membuang semua kelenjar limfe regional.

19. Sebutkan keuntungan dan kerugian dari Bedah eksesi.

Jawab

Keuntungan :
-
penyembuhannya cepat dengan luka yang teratur dan kering.
Kerugian :
-
membutuhkan waktu.
- Biaya mahal
- pengambilan jaringan normal dapat berlbihan.

20. Apa komplikasi dari melanoma maligna?

Jawab: Biasanya menyebabkan metastasis yang sangat luas dalam waktu singkat, tidak saja melalui aliran limfe ke kelenjar regional, tetapi juga menyebar melalui aliran darah kea lat-alat dalam, serta dapat menyebabkan kematian.

21. Faktor resiko terjadinya melanoma adalah:

Jawab:

· Riwayat keluarga yang menderita melanoma

· Rambut merah atau pirang

· Adanya tahi lalat atipik multipel (tanda lahir)

· Terdapat keratosis aktinik pre-kanker

· Frekels (bintik-bintik coklat) yang sangat jelas di punggung bagian atas

· Mengalami serangan lepuhan akibat luka bakar sinar matahari sebanyak 3 kali atau lebih sebelum berusia 20 tahun.

22. Tanda-tanda peringatan akan terbentuknya melanoma:

Jawab:

· Bintik atau tahi lalat berpigmen (terutama yang berwarna hitam atau biru tua) yang semakin membesar

· Perubahan warna pada tahi lalat, terutama pigmentasi merah, putih dan biru di kulit sekelilingnya

· Perubahan pada kulit diatas bintik yang berpigmen, misalnya perubahan konsistensi atau bentuk

· Tanda-tanda peradangan pada kulit di sekitar tahi lalat.

23. Melanoma menjalani dua fase pertumbuhan yaitu:

Jawab

1. Fase pertumbuhan radial, yang bisa singkat atau bisa berlangsung beberapa tahun, saat melanoma menyebar ke tepi pada tingkat membrana basalis epidermis ini.

2. Fase pertumbuhan vertical, tempat potensi metatastik melanoma meningkat dramatis disertai dengan penetrasi ke dalam derma dan kemudian jaringan subkutis.

24. Sebutkan tingkatan dari Melanoma Maligna!

Jawab:

1. Melanoma tingkat I Clark seluruhnya terdapat dalam epidermis. Ia sering dinamai sebagai melanoma in situ karena lamina basalis utuh. Ia juga dinamai sebagai hiperplasia melanotik apitik, yang menekankan sifat jinaknya.

2. Melanoma tingkat II Clark menginvasi stratum papilare dermis, tetapi tidak melewati.

3. Melanoma tingkat III Clark menginvasi melewati pertemuan stratum papilare dan reticulare dermis.

4. Melanoma tingkat IV Clark mempenetrasi ke dalam stratum reticulare dermis.

5. Melanoma tingkat V Clark menembus ke dalam jaringan subkutis.

25. Jelaskan penatalaksaan dari melanoma maligna!

Jawab:

Pemeriksaan awal mencakup pemeriksaan cermat bagi bukti keterlibatan kelenjar limfe regional. Melanoma kepala dan leher bermetatastik ke nodi lymphatici cervicales dan parotdea. Melanoma eskremitas atas bermetastasis ke nodi lympathici axillares dan yang pada ekstremitas bawah ke nodi lymphatici inguinales. Melanoma pada badan bisa bermetastasis ke nodi lymphatici axillares atau inguinales atau keduanya. Bila drainase pembuluh limfe mendua, maka suntikan kolod bertanda ratio ke dalam area melanoma badan akan memperlihatkan pola drainase limfe. Skan ini membantu ahli bedah dalam memilih kelompok kelenjar limfe yang tepat bila dipertimbangkan pengupasan kelenjar limfe regional. Observasi cermat untuk lesi primer kedua penting dilakukan.

DAFTAR PUSTAKA

1. Spencer Shires Schwrtz. 2000. Intisari Prinsip-prinsip Ilmu Bedah. Jakarta: EGC.

2. Bachsinar Bob dr. 1992. Bedah Minor. Jakarta: Hipokrates.

3. Englebert Dunphy J, M.D.,F.A.C.S, Botsford W. Thomas, M.D.,F.A.C.S. 1993. Pemeriksaan Fisik Bedah. Yayasan Essentia Medica.

4. Oswari E. 1993. Bedah Dan Perawatannya. Jakarta: Gramedia.

5. Brown Stuart John. 1995. Buku Ajar dan Atlas Bedah Minor. Jakarta: EGC.

6. Suriadiredja S. d Aida. Mengenal Kanker Kulit Diagnosa, Pengobatan dan Pencegahan. http://whedacaine.wordpress.com/2008/05/31/melanoma-maligna/

7. Kompas Cyber Media. Awas. Tahi Lalat Pun Bisa Ganas. http://www.depkes.go.id/index.php?option=articles&task=viewarticle&artid=149&Itemid=3

LAPAROSCOPY

January 22, 2010

  1. Apa yang dimaksud dengan laparoskopi?

Jawab : laparoskopi adalah teknik bedah invasive minimal menggunakan gas untuk insulfasi melalui peritoneum dan alat-alat lain melalui insisi minimal dengan acuan kamera video

  1. Gas apa yang dipakai pada laparoskopi dan mengapa?

Jawab : CO2, karena lebih mudah diikat oleh darah dan mengurangi resiko embolasi gas.

3. sebutkan kekurangan gas CO2 dalam laparoskopi!

Jawab : menurunkan Ph dan meningkatkan PCO2

4. apa keuntungan dari laparoskopi ?

jawab : hospitalisasi yang singkat, nyeri minimal, biaya murah dan mengurangi ileus

5. perlengketan organ-organ yang menempel harus dipisahkan bisa mengakibatkan perdarahan, sebutkan factor-faktor tersebut!

jawab :

· Pertama pihak pasien yaitu adanya penyakit atau infeksi yang tidak ditangani secepatnya.

· Kedua dari pihak dokter yaitu kemampuannya menguasai teknik laparoskopi.

· Ketiga, faktor alat-alat, termasuk rumah sakit, apakah alat-alat itu sudah rusak atau lama

  1. sebutkan indikasi untuk pemeriksaan laparoskopi ?

jawab :

1) memeriksa hati dan melakukan biopsiterpimpin pada penyakit yang diduga setempat atau difus

2) memeriksa kandung empedu untuk kemungkinan penyakit atau pembesaran yang disebabkan oleh penyumbatan pada dutus koledokus.

3) Menetapkan etiologi tumor-tumor abdomen yang terletak pada daerah yang mungkin dapat dilihat dengan laparoskopi

4) Menilai kemungkinan operasi dan menetapkan staging pada pasien dengan tumor ganas, serta dalam batas tertentu menetapkan metastasis dalam abdomen

5) Menetapkan etiologi asites, terutama yang resisten terhadap pengobatan

  1. sebutkan kontraindikasi untuk pemeriksaan laparoskopi ?

jawab:

1) kelainan pembekuan darah

2) pasien yang tidak koperatif

3) penyakit kardio-pulmoner yang berat

4) asites yang amat besar

5) hernia diafragma atau dinding abdomen

6) obstruksi usus

7) keadaan obesitas yang berat

  1. sebutkan kompilkasi yang berhubungan dengan laparoskopi?

Jawab :

1) Nyeri waktu menggerakkan trokar untuk mengubah lapang pandang

2) Nyeri waktu alat skop mengenia peritoneum parietal

3) Perdarahan dari organ atau tumor yang terkena alat skop

4) Perforasi pada usus

5) Emboli udara

6) Merembesnya cairan asites dari sayatan dinding abdomen

  1. sebutkan factor-faktor yang dapat menggagalkan laparoskopi?

Jawab :

1) Persiapan pasien yang kurang tepat

2) Tidak berhasil untuk membuat biopsy

3) Tidak dapat melanjutkan pemeriksan hingga selesai

4) Penafsiran hasil pemeriksaan pandang laparoskopi yang kurang tepat.

  1. sebutkan indikasi untuk melakukan laparoskopi darurat!

Jawab:

1) Pasien dengan keadaan abdomen akut tanpa trauma

2) Pasien dengan trauma tumpul abdomen

  1. apa kepanjangan dari “FRED”

Jawab : Fog Reduction Elimination Device

  1. sebutkan fungsi sode pada pada laparoskopi !

jawab : pinggir hati dapat diangkat, hingga terlihat permukaan daerah anterior-inferior hati dan palpasi kandung empedu dan organ lain. Serta memindahkan omentum mayus untuk dapat menampakkan usus, kolon serta organ lain.

  1. apa nama obat penenang yang disertai saat melakukan anestesi lokal ?

jawab : diazepam 10 mg intravena

  1. tindakan seperti apa yag dilakukan oleh ahli bedah sebelum tindakan lavase peritoneum?

Jawab : dibuatnya insisi vertical kecil dibawah umbilicus dan fasia dijepit oleh klem kocher, fasia kemudian diinsisi sampai peritoneum dimasuki. Kanula dimasukkan dan dipegang oleh jahitan kantung tembakau atau dua jahitan yang diikatkan ke umur kawat atau kanula hasia.

  1. apa yang menyebabkan nyer bahu postlaparoskopi ?

jawab : nyeri lanjutan dari CO2 diatas diafragma dan sayatan pada diafragma

  1. sebutkan indikasi untuk dilakukan perbaikan laparoskopi inguinal !

jawab :

1) hernia bilateral inguinal

2) hernia berkelanjutan

3) melanjutkan aktivitas penuh sesegera mungkin (spt pemain bola)

  1. pada keadaan obesitas yang berat merupakan suatu kontraindikasi, mengapa?

Jawab : karena pada pasien yang gemuk atau mempunyai otot dinding perut yang tebal, kadang-kadang sukar menggerakkan trokar untuk mengubah lapangan pandang. Maka dalam keadaan demikian diperlukan tambahan anetesia loka(lidokain atau silokain 1%-2%)

18. apakah yang dimaksud dengan trocar ?

jawab : Alat seperti pipa dengan klep untuk akses kamera dan alat-alat lain selama pembedahan.

19. ada berapa trocar yang dipasang di tubuh dan dimanakah perletakan trocar selama laparoskopi ?

jawab :

Ada empat trocar yang dipasang di tubuh. Pertama, terletak di pusar. Kedua, kira-kira letaknya 2-4 cm dari tulang dada (antara dada dan pusar) selebar 5-10 mm. Trocar ketiga dipasang di pertengahan trocar kedua agak ke sebelah kanan (di bawah tulang iga), selebar 2-3 atau 5 mm. Trocar keempat, bilamana diperlukan, akan dipasang di sebelah kanan bawah, selebar 5 mm.

20. apa hubungan laparoskopi pada pasien trauma kepala tertutup ?

Jawab : kemungkinan pneumoperitoneum dapat menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial dengan menyumbat pengembalian darah vena dari vena cava superior dan menghambat gerakan pernapasan

REFERENSI

· Buku Ajar ILMU PENYAKIT DALAM.1996.BALAI PENERBIT FKUI. JAKARTA

· Nealon, Thomas F. 1994. KETRAMPILAN POKOK ILMU BEDAH ED.4.EGC. Jakarta

· Surgery : pretest Self Assessment and Review, Tenth Edition. International edition 2004

ILEUS PARALITIK

January 19, 2010

1. Apa yang dimaksud dengan ileus paralitik? Adalah suatu keadaan akut abdomen berupa kembung (distensi abdomen) karena usus tidak berkontraksi akibat adanya gangguan motilitas

2. Gejala yang ditemukan pada pasien ileus paralitik?

· Gangguan pada siklus BAB

· Perut kembung (distensi)

· Muntah

· Badan meriang (panas)

3. Bagaiman patofisiologi dari ileus paralitik? Ileus paralitik terjadi karena peristaltik usus dihambat sebagian akibat pengaruh toksin ataupun trauma yang mempengaruhi kontrol otonom pergerakan usus.

4. Bagaimana hasil pemeriksaan fisik pada pasien ileus paralitik

· Distensi abdomen

· Meteoristik

· Bising usus menurun atau bahkan menghilang

· Keadaan umum sakit bisa ringan atau bahkan berat

5. Sebutkan faktor-faktor resiko yang dapat meningkatkan resiko terjadinya ileus paralitik?

v Batu empedu

v Trauma

v DM (Diabetes Mellitus)

v Obat-obat spasmolitik

v Pancreatitis akut

v Pnemonia

v Tindakan bedah di abdomen

6. Pemeriksaan apa saja yang dlakukan untuk menegakan Dx?

v Pemeriksaan darah lengkap

v Analisa gas darah

v Foto rontgen abdomen

v USG

v Colok dubur

7. Pada pemeriksaan colok dubur apa yang didapatkan? Rektum tidak kolaps dan tidak didapatkan kontraksi dari usus

8. Pada pemeriksaan foto abdomen gambaran apa yang didapatkan? Gambaran herring bone atau gambaran tulang ikan

9. Apa diagnosa banding dari ileus paralitik? Dx bandingnya adalah ileus obstruktif

PerbedaanIleus paralitikIleus obstruktif
Pmx fisikPeristaltik dihambat dari permulaan / BU (-)Peristatik diperkuat kemudian lama-lam hilang /BU ? àBU (-)
Hasil Foto AbdomenHerring bone (gbran Spt Duri ikan)Air Fluid Level

10. Penatalaksanaan IP secara non medis?

v KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) tentang penyakit ini

v Tirah baring

v Puasa, pasien mendapat nutrisi parenteral àsampai BU (+)/ Flatus (+)

v Pasang NGT / Naso Gastric tube (selang lambung)

v Kateterisasi urin

11. Apa fungsi pemasangan NGT? Untuk dekompresi udara di saluran cerna

12. Apa Fungsi pemasangan kateterisasi urin? Untuk mengukur jumlah produksi urin per24 jam

13. Berapa kebutuhan nutrisi parenteral yang diberikan selama perawatan? Diberikan sesuai kebutuhan kalori basal (25-30 kal/KgBB/hr) atau dapat diberikan 1000-1500 kal/hr ditambah kebutuhan yang lain.

14. Diet yang dianjurkan setelah kondisi stabil?

Hari 1(bubur saring) àHr 2 (Bubur Kasar) à Hr 3 (Nasi tim) à Hr 4 (Nasi biasa)

15. Penatalaksanaan secara farmakologi?

v Infus cairan untuk mengatasi syok

v Koreksi keseimbangan elektrolit Na/K sesuai kebutuhan)

v Prostigmin (neostigmin) 3×1 ampul untuk memacu motilitas usus.

v Antibiotik tergantung penyebab.

16. Apa penyulit yang biasa didapat pada kasus ini?

v Syok hipovulemik

v Septikemia

v Syok sepsis

v Malnutrisi

17. Mengapa bisa sampai terjadi kondisi syok pada kasus ini? Karena kehilangan H2O dan elektrolit melalui muntah dan penyedotan usus sehingga berpengaruh pada penciutan ruangan cairan extrasel yang mengakibatkan syok.

18. Mengapa pada IP memberi gambaran distensi abdomen? Karena secara patofisiologi lumen usus yang tersumbat secara progresif akan teregang oleh cairan dan gas sehingga terjadi peningkatan tekanan intra lumen sehingga terjadi distensi abdomen.

19. Bagaimana prognosanya? Tergantung dari kecepatan dan ketepatan mendiagnosa dan mengobati.dan biasanya buruk

DAFTAR PUSTAKA

  • Simade brata dkk. Gastro Enterologi dalam Pedoman Dignosis dan Terapi Dibidang Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: FK UI, 1999 : 32,33
  • Syamsul Sjamsuhidajat dan Win Decong. Usus Halus Dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi Refeisi. Jakarta : EGC, 1997 : 841-844
  • Trice and filson. Usus Kecil Dalam Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit Edisi 4 alih bahasa dr. Peter anugerah. Jakarta : EGC, 1995 : 402,405
  • Grace and boeley. Obstruksi Usus dalam at a glance Ilmu Bedah edisi 3. Jakrta : EMS, 2005 : 116-117

Fraktur Maksilofasial

January 15, 2010
  1. Apakah yang dimaksud dengan fraktur maksilofasial? Yaitu fraktur kerangka tulang muka bersama dengan bermacam tingkat keterlibatan jaringan lemak yang menutupinya, bersama dengan cedera bangunan sekitarnya seperti mata, sinus paranasal, dan lidah.
  2. Bagaiamanakah tinjauan anatomis dari jaringan tulang yang terjadi fraktur maksilofasila? Yaitu membagi muka secara deskriptif, menjadi 3 daerah dengan dua garis khayalan yang ditarik menyilangi tengkorak; bagian atas yaitu daerah tepat diatas orbita dan bagian bawah pada setinggi bidang oklus gigi atau pada penderita yang tidak bergigi yaitu Krista alveolaris bagian atas.Dengan demikian muka dibagi secara simboolis menjadi sepertiga atas dan sepertiga bawah.
  3. Apa sajakah klasifikasi dari fraktur maksilofasial?

· Fraktur komplek nasal

· Fraktur komplek zigomatikus

· Fraktur dasar orbita tersendiri

· Fraktur arkus zigomatikus

· Fraktur dento alveolar

· Fraktur Le Fort

  1. Apa yang dimaksud dengan Fraktur Komplek nasal? Adalah fraktur pada tulang nasal saja, tetapi buasanya ada fraktur yang terkait dengan prosesus frontalis maksila yang bersambung dengan tulang nasal pada sisi lateralnya
  2. Bagaimanakah diagnosis dari fraktur komplek nasal? Ada oedem, yang pada kasus yang baru dapat menutup deformitas tulang, ekimosis sirkumorbital bilateral, ekimosis subkonjngtiva yang berbatasan dengan separo medial mata, epistaksis dari kedua lubang hidung dan deformitas tulang dengan pergeseran ke lateral atau ke belakang. Pada cedera berat dapat ada rinorea cairan serebrospinalis.
  3. Bagaimanakah pengobatan dari fraktur komplek nasal? Pengurangan fragmen dapat meyebabkan perdarahan hidung yang berat dan manipulasi fraktur paling baik dilakukan dengan anastesi umum dengan pipa endotrakeal dan penekanan tenggorokan. Fragmen dimanipulasi dengan forsep Walsham atau forsep yang serupa.
  4. Apakah yang anda ketahui dari fraktur dasar kompleks zigomatikus? Tulang zigomatikus fraktur disekitar garis sutura zigomatiko-frontalis, zigomatiko-maksilaris dan bagian-bagian dari tulang frontalis, maksila dan temporalis terlibat dalam fraktur ini dan oleh karenanya disebut sebagai “kompleks zigomatikus”. Tulang zigomatikus didorong kedalam oleh kekuatan yang mematahkan dan ini menyebabkan perataan muka pada sisi yang cedera yang paad fase awal ditutup oleh oedem.
  5. Apa yang anda ketahui dari fraktur dasar orbita tersendiri? Jika penderita dipukul pada mata dengan benda yang diameternya lebih besar dari orbita, isi mata terdorong kedalam dan kenaikan yang sangat oleh tekanan intraorbita yang memecahkan orbita yang tipis.
  6. Apa yang anda ketahui dari Fraktur Arkus Zigomatikus?Fraktur Arkus zigomatikus sendiri sama sekali tidak menampakkan gejala-gejala dan tanda-tanda fraktur tulang zigomatikus yang tentu saja harus meliputi arkus. Terdapat depresi sekuler dengan diameter sekitar 2,5cm pada arkus dan pembatasan gerakan lateral mandibula kearah tempat fraktur.
  7. Apa yang anda ketahui dari Fraktur dento alveolaris? Gigi dapat lepas, subluskasi atau fraktur dan sering terkait dengan fraktur alveolus. Diagnosis biasanya jelas karena adanya kekacauan perumbuhan gigi, tetapi jelas ini mubgkin tidak diperhatikan bila mereka bersama dengan cedera yang meluas di mana-mana.
  8. Pada fraktur Maksilofasial bagian wajah yang mana saja yang dapat menonjol keluar dan lebih sering mendapat cedera? Hidung Zigoma atau Mandibula
  9. Dalam fraktur maksilofasial 3 tipe bentuk cedera, terjadi di bagian manakah cedera tipe satu? Pada tipe satu, fraktur terjadi pada alveolus atau bagian yang menahan gigi bawah.
  10. Terjadi di bagian tubuh manakah bnetuk cedera tipe dua dan tiga? Pada tipe dua dan tiga garis fraktur terdapat di maksila, tipe fraktur ini mungkin kombinasi dan dapat terjadi pada satu atau dua sisi.
  11. Fraktur pada sepertiga wajah mempunyai beberapa gambaran yang tidak menggun tungkan, sebutkan gambaran klinis dari dari fraktur sepertiga wajah?

· Sering terjadi fraktur multiple dan kadang-kadang dengan fragmen sebanyak 50 atau lebi,

· Beberapa syaraf cranial mungkin mengalami cedera dan terutama pada saraf gigi infaorbital dan superior

· Orbita mungkin mengalami fraktur dan kadang-kadang dengan dengan pergeseran sisnya ke sinus maksila

· Sinus maksila mungkin penuh dengan darah

· Duktus nasolakrimalis mungkin mengalami cedera dan menyebabkan aliran air mata

  1. Tujuan perawatan fraktur maksilofasial adalah?

· Memperbaiki jalan nafas

· Mengontrol pendarahan, Agar giginya dapat menggigit secara normal

· Untuk mencegah deformitas dengan melakukan reduksi pada fraktur hidung dan zigoma.

  1. (more…)

Batu Saluran Kemih

January 13, 2010

1. Apa yang di maksud dengan batu saluran kemih ?

Jawab :

Batu Saluran Kemih adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri, perdarahan, penyumbatan aliran kemih atau infeksi.

2. Tempat pembentukan batu saluran kemih dan proses terbentuknya di sebut ?

Jawab :

Proses terbentuknya di dalam ginjal (batu ginjal) maupun di dalam kandung kemih (batu kandung kemih).
Proses pembentukan batu ini disebut urolitiasis (litiasis renalis, nefrolitiasis).

3. Penyebab terbentuknya batu saluran kemih ?

Jawab :

Terbentuknya batu bisa terjadi karena air kemih jenuh dengan garam-garam yang dapat membentuk batu atau karena air kemih kekurangan penghambat pembentukan batu yang normal,kurang minum air putih dan aktifitas yang banyak duduk.

4. Gejala-gejalah yang timbul akibat batu saluran kemih ?

Jawab :

Batu yang menyumbat ureter, pelvis renalis maupun tubulus renalis bisa menyebabkan nyeri punggung atau kolik renalis (nyeri kolik yang hebat).
Kolik renalis ditandai dengan nyeri hebat yang hilang-timbul, biasanya di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggang, yang menjalar ke perut, daerah kemaluan dan paha sebelah dalam.

5. Apakah batu ginjal biasa menyebabkan infeksi saluran kemih ?

Jawab :

Batu bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika batu menyumbat aliran kemih, bakteri akan terperangkap di dalam air kemih yang terkumpul diatas penyumbatan, sehingga terjadilah infeksi.
Jika penyumbatan ini berlangsung lama, air kemih akan mengalir balik ke saluran di dalam ginjal, menyebabkan penekanan yang akan menggelembungkan ginjal (hidronefrosis) dan pada akhirnya bisa terjadi kerusakan ginjal.

(more…)

Trauma Torax

January 11, 2010

“Trauma Thorax”

1. Pertanyaan:

Apa yang dimaksud dengan trauma?

Jawaban:

Keadaan yang disebabkan oleh luka atau cedera.

2. Pertanyaan:

Apa trauma thorax itu?

Jawaban:

Trauma thorax adalah luka atau cedera yang mengenai rongga thorax atau dada yang dapat menyebabkan kerusakan pada dinding thorax atau dada ataupun isi dari cavum thorax (rongga dada) yang disebabkan oleh benda tajam atau benda tumpul dan dapat menyebabkan keadaan sakit pada dada.

3. Pertanyaan:

Organ apa saja yang sakit akibat trauma thorax?

Jawaban:

Trauma thorax atau cedera dada dapat menyebabkan kerusakan dinding dada, paru, jantung, pembuluh darah besar serta organ disekitarnya termasuk viscera (berbagai organ dalam besar di dalam rongga dada).

4. Pertanyaan:

Pada trauma thorax atau dada, diklasifikasikan menjadi berapa?

Jawaban:

Secara garis besar trauma thorax atau dada diklasifikasikan menjadi 2, yaitu:

a) Trauma tumpul, yang banyak disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas.

b) Trauma tembus thorax atau dada, dapat disebabkan oleh karena trauma tajam (tusukan benda tajam), trauma tembak (akibat tembakan), dan trauma tumpul yang tembus dada.

5. Pertanyaan:

Bagaimana proses dari perubahan yang terjadi akibat dari trauma thorax atau patofisiologinya?

Jawaban:

Akibat dari trauma thorax atau dada yang terjadi, menyebabkan gagal ventilasi (keluar masuknya udara), kegagalan pertukaran gas pada tingkat alveolar (organ kecil pada paru yang mirip kantong), kegagalan sirkulasi karena perubahan hemodinamik (sirkulasi darah). Ketiga factor ini dapat menyebabkan hipoksia (kekurangan suplai O2) seluler yang berkelanjutan pada hipoksia jaringan. Hipoksia pada tingkat jaringan dapat menyebabkan ransangan terhadap cytokines yang dapat memacu terjadinya Adult Respiratory Distress Syndrome (ARDS), Systemic Inflamation Response Syndrome (SIRS), dan sepsis.

(more…)

Hernia Fumoralis

January 7, 2010

HERNIA FEMORALIS

NOPERTANYAANJAWABAN
1.Apa yang dimaksud dengan hernia?Hernia merupakan protusi atau penonjolan isi suatu rongga melalui defek atau bagian lemah dari dinding rongga bersangkutan
2.Menurut sifatnya hernia di bagi menjadi berapa?1.hernia reponibel : terjadi apabila isi hernia dapat keluar masuk

2. hernia ireponibel : terjadi apabila isi kantong tidak dapat direposisi kembali ke dalam rongga perut

3. hernia akreta : di sebabkan oleh pelekatan kantong isi kantong pada perotonium kantong hernia.

4. hernia inkarserata: bila isinya terjepit oleh cincin hernia sehingga isi kantong terperangkap dan tidak dapat kembali lagi kedalam rongga perut akibatnya terjadi gangguan pasase vaskularisasi

5. hernia strangulate: terjadi pada saat jepitan dimulai, dengan berbagai tingkat gangguan mulai dari bendungan sampai nekrosis.

3.Apa diagnosis yang didapat pada hernia?Gejala dan tanda klinis hernia banyak ditentukan oleh keadaan isi henia.pada hernia reponibel keluhan satu-satunya adalah adanya benjolan di lipat paha yang muncul pada waktu berdiri, batuk, bersin atau mengedan dan menghilang setelah berbaring. Keluhan nyeri jarang terjadi,di daerah epigastrium atau paraumbilikal berupa nyeri visceral karena regangan pada mesenterium sewaktu satu segmen usus halus masuk ke dalam kantong hernia.nyeri yang disertai mual muntah baru timbul kalau terjadi inkar serasi karena ilius atau strangualasi karena nekrosis atau gangrene.
4.Apa yang dimaksud dengan hernia femoralis?Penonjolan kantong peritoneum dibawah ligamentum inguinale di antara ligamentum lakunare di medial dan vena femoralis di lateral
5.Hernia femoralis umumnya di jumpai pada?Pada perempuan tua,pada perempuan kira-kira 4 kali lelaki
6.Keluahan apa saja yang diderita pada hernia femoralis?Keluhan biasanya berupa benjolan lipat paha yang muncul terutama pada waktu melakukan kegiatan yang menaikkan tekanan intraabdomen seperi mengangkat barang atau batuk.
7.Keluhan apa saja yang terjadi saat penderita MRSBiasanya penderita dating keluhan hernia strangulate dan pada pemerikksaan fisik ditemukan benjolan lunak di lipat paha dibawah ligamentum inguinalis di medial v.femoralis dan lateral tuberkulum pubikum.
8.Bagaimana perkembangan hernia femoralis?1. Terjadi penonjolan jaringan preperitoneal ke dalam kanalis femoralis

2. Penonjolan semakin besar, didikuti permulaan hernia

3. Hernia femoralis dengan lipoma preperitoneal

4. Lipoma dengan hernia membelok ke karnial stelah keluar dari fosa ovalis

5. Lipoma terletak karnial dari ligamentum inginuale

9.Patofisiologi pada hernia femoralis adalah?Peninggian tekanan intraabdomen akan mendorong lemak preperitoneal ke dalam kanalis femoralis yang akan menjadi pembuka jalanya hernia.
10.Factor penyebab terjadinya hernia femoralis adalah?1. Kehamilam multipara

2. Obesitas

3. Degenerasi jaringan ikat karena usia lanjut

11.Gejala / tanda pada hernia femoralis?1. Nyeri yang menetap

2. Suhu badan normal

3. Denyut nadi meninggi

4. Leukosita

5. Rangsangan peritoneum jelas

6. Sakit berat sekali

12.Diagnosis banding hernia femoralis adalah?Limfa denitis yang disertai dengan tanda radang local umum dengan sumber infeksi di tungkai bawah, perineum, anus, atau kulit tubuh kaudal dari tingkat umbilicus.
13.Terapi pada hernia femoralis adalah?Memerlukan tindakan opersasi, kecuali kalau ada kelainan local atau umum yang merupakan kontra indikasi operasi.hernia femoralis dapat didekati dari krural, inguinal, atau kombinasi keduanya
14.Pintu massuk pada hernia femoralis adalah?Annulus femoralis
15.Apa Komplikasi pada hernia femoralis?Komplikasi herniorafi pada hernia inguinalis dan yang paling sering terjadi strangulasi dengan segala akibatnya.
16.Batas-batas region hernia femoralis adalah?1. Kranioventral : lig. Inguinalis

2. Kaudodorsal : lig.leopektinale

3. Lateral : v.femoralis

4. Medual : lig.lakunare gimbernati

17.Hernia terdiri dari?Cincin,kantong hernia dan isi hernia.
18.Macam-macam hernia menurut lokasinya?1. Hernia inguinalis

2. Hernia femoralis

3. Hernia diefragmatika

4. Hernia umbilikalis

5. Hernia epigastrika

6. Hernia lumbal

19.Pemeriksaan yang dapat dilakukan pada hernia femoralis?Pada pemeriksaan fisik di temukan benjolan lunak di lipat paha di bawah ligamentum inguinale di media v.femoralis dan lateral tuberkulum pubikum. Tidak jarang yang lebih jelas adalah tanda sumbatan.
20.diagnose banding lain dari hernia femoralis adalah?Variks tunggal di muara v. safena magna dengan atau tanpa varises pada tungkai

DAFTAR PUSTAKA

Ø Dudley,H.A. F.1992. HALMINTON BAILEY ILMU BEDAH GAWAR DARURAT. Gajah Mada University Press: Yogyakarta

Ø Sabiston, David C. 1994. Buku Ajar Bedah. EGC : Jakarta

Ø Schwart , Seymour I. 2000. Intisari prinsip-prinsip Ilmu Bedah. EGC : Jakarta

Ileus obstruktif

January 5, 2010

1. Apa pengertian Ileus Obstruktif?

Jawab :

Ileus obstruktif adalah kerusakan atau hilangnya pasase isi usus yang disebabkan oleh sumbatan mekanik.

2. Mengapa ileus obstruktif menarik untuk dipelajari?

Jawab :

a. Makin meningkatnya keterdapatan obstruksi ileus.

b. Diagnosa obstruksi ileus sebenarnya mudah dan bersifat universal; tetapi untuk mengetahui proses patologik yang sebenarnya di dalam rongga abdomen tetap merupakan hal yang sulit.

c. Bahaya strangulasi yang amat ditakuti sering tidak disertai gambaran klinik.

3. Apa saja etiologi Ileus Obtruktif?

Jawab :

1. Hernia inkarserata

2. Non hernia :

· Penyempitan lumen usus

1. Isi Lumen : Benda asing, skibala, ascariasis.

2. Dinding Usus : stenosis (radang kronik), keganasan.

3. Ekstra lumen : Tumor intraabdomen.

· Adhesi

· Invaginasi

· Volvulus

· Tumor

· Malformasi Usus

4. Bagaimana patofisiologi ileus obstruktif?

Jawab :

Ileus obstruktif merupakan penyumbatan intestinal mekanik yang terjadi karena adanya daya mekanik yang bekerja atau mempengaruhi dinding usus sehingga menyebabkan penyempitan/penyumbatan lumen usus. Hal tersebut menyebabkan pasase lumen usus terganggu. Akan terjadi pengumpulan isi lumen usus yang berupa gas dan cairan, pada bagian proximal tempat penyumbatan, yang menyebabkan pelebaran dinding usus (distensi).

Sumbatan usus dan distensi usus menyebabkan rangsangan terjadinya hipersekresi kelenjar pencernaan. Dengan demikian akumulasi cairan dan gas makin bertambah yang menyebabkan distensi usus tidak hanya pada tempat sumbatan tetapi juga dapat mengenai seluruh panjang usus sebelah proximal sumbatan. Sumbatan ini menyebabkan gerakan usus yang meningkat (hiperperistaltik) sebagai usaha alamiah. Sebaliknya juga terjadi gerakan anti peristaltik. Hal ini menyebabkan terjadi serangan kolik abdomen dan muntah-muntah.

(more…)

Penyakit Mega Colon

January 3, 2010

1. Apa yang dimaksud dengan mega kolon/penyakit hisprung?

Jawaban:

Mega kolon/penyakit hisprung adalah suatu penyakit yang terjadi karena adanya permasalahan pada persyarafan usus besar paling bawah, mulai anus hingga usus di atasnya. Syaraf yang berguna untuk membuat usus bergerak melebar dan menyempit biasanya tidak ada sama sekali atau kalaupun ada sedikit sekali.

2. Gejala-gejala apa saja yang terjadi pada pasien dengan mega kolon/penyakit hisprung?

Jawaban:

Gejala-gejala yang terjadi pada pasien mega kolon/penyakit hisprung antara lain:

  • Pada bayi yang baru lahir tidak dapat mengeluarkan mekonium (tinja pertama pada bayi baru lahir)
  • Tidak dapat buang air besar dalam waktu 24-48 jam setelah lahir, perut menggembung, muntah
  • Diare encer (pada bayi baru lahir)
  • Berat badan tidak bertambah
  • Malabsorpsi

3. Apa penyebab dari terjadinya mega kolon/penyakit hisprung?

Jawaban:

Beberapa penyebab mega kolon/penyakit hisprung antara lain:

  • · Keturunan, karena penyakit ini merupakan penyakit bawaan sejak lahir
  • · Faktor lingkungan
  • · Tidak adanya sel-sel ganglion dalam rectum atau bagian rectosigmoid kolon
  • · Ketidak mampuan sfingter rectum berelaksasi

(more…)

KISTA DUKTUS TIROGLOSUS

December 30, 2009
  1. Kista Indung Telur Yang mengakibatkan terjadinya penumpukan sekret sehingga membentuk kista, adalah ?

jawaban : adanya sumbatan pada duktus tiroglosus sehingga menghalangi jalan dari pengeluaran cairan secret disekitarnya

  1. Apa tujuan dari Penatalaksanaan kista duktus tiroglosus?

Jawab : Penatalaksanaan kista duktus tiroglosus bertujuan

untuk memperkecil angka kekambuhan yaitu dengan mengangkat kista beserta

duktusnya.

  1. Biasanya kista duktus tiroglosus terjadi pada daerah ?

jawab : Kista ini biasanya terletak di garis median leher, dapat

ditemukan di mana saja antara pangkal lidah dan batas atas

kelenjar tiroid

  1. Apa definisi dari kista duktus triglosus ?

Jawab : merupakan kista yang terbentuk yang menetap sepanjang alur penurunan kelenjar tiroid, yaitu dari foramen sekum sampai kelenjar tiroid bagian superior di depan trake.

  1. keluhan yang sering terjadi pada penderita kista duktus triglosus?

Jawab : adanya benjolan di garis tengah leher, dapat di atas atau di bawah tulang hioid. Benjolan membesar dan tidak menimbulkan rasa tertekan di tempat timbulnya kista.

  1. diagnosa apa saja yang menjadi pembanding untung penyakit kista duktus triglosus ini ? jawab : Diagnosis Banding

1. Lingual tiroid

2. Kista dermoid

3. kisat brankial

4.Lipoma

(more…)

Page 5 of 8« First...«34567»...Last »

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin